Bagaimanapun, aku hanya gadis SMA. Selayaknya, saat ini aku sedang merasakan asmara. Tapi, justru seakan semua awan mendung dikirim dalam masa kehidupan yang katanya penuh warna ini. Persaingan menjadi ketua ekskul tari di sekolah menyeret statusku sebagai penari jathil keliling yang dianggap rendah. Rey, satu-satunya sahabatku, tiba-tiba menjauh.
Di zaman sekarang ini, pelajar itu harus berperan, jangan baperan. Jangan mengikuti arus zaman yang mengontaminasi pola pikir kita. Buku ini memotivasi kita untuk andil di segala lingkup kehidupan, baik itu lingkungan tetangga, sekolah, agama maupun bangsa dan negara. Di dalamnya akan kita temukan jalan menuju kesuksesan sebagai pelajar yang harus berperan, termasuk para pejuang wanita di Nusan…
Hei, di sebelah dunia bagaimana kau sedang berada? Sudah bertahun-tahun kau dan aku mencari arah. Berkali-kali jatuh cinta pada selatan. Menaruh keraguan pada barat. Terus menunggu isyarat timur. Hingga utara pun sudah tak lagi kita percaya. Sudaah kujejaki banyak kisah, kutemui pula banyak luka. Ternyata, pada kisah lalu milik kitalah haraapaan itu tetap ada. Masih kuatkah kau daan aku berjal…